Pemutih Pakaian Tidak Bisa Menghilangkan Jamur? Begini Cara yang Benar Memakainya

by - January 09, 2019



Meskipun sekarang model dan warna mukena di pasaran sudah semakin bervariasi, tapi mukena putih biasanya masih jadi favorit buat muslimah untuk melaksanakan sholat baik di rumah maupun di masjid atau mushola. Nah biasanya mukena berwarna putih itu nggak awet karena mudah berjamur. Ya wajar sih, soalnya kan lembab terus karena sering kena air wudhu.

Saya sendiri juga masih lebih suka memakai mukena berwarna putih dibanding warna lain. Mukena yang saya miliki sekarang hanya dua, satu berbahan cotton linen dan satunya lagi berbahan cotton silk. Keduanya berwarna putih.

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman saya menjaga supaya mukena saya tetap terjaga kebersihannya walaupun sudah puluhan tahun saya miliki. Iya, kalian nggak salah baca. Mukena yang di bawah ini saya beli tahun 2005, jadi sekarang sudah hampir 14 tahun saya miliki.


Lebaran yang lalu ketika di kampung, saya lihat mukena milik keponakan-keponakan saya yang dijemur setelah dicuci ternyata banyak yang jamuran. Ketika saya tanyakan, mereka bilang sudah direndam pakai pemutih tapi jamurnya tidak bisa hilang. Akhirnya saya ajarkan mereka cara membersihkan jamur di mukena putih menggunakan cairan pemutih yang ada.

Sebenarnya cara membersihkan jamur di pakaian putih ada beberapa macam. Kalau mau yang alami kita bisa pakai cuka, baking soda atau lemon dan garam. Namun biasanya orang mau yang simpelnya saja yaitu dengan menggunakan cairan pemutih, apapun merknya. Masalahnya ternyata memakai cairan pemutih itu tidak bisa sepenuhnya membersihkan jamur. Salah cara pakai malah bisa membuat semua pakaian jadi putih tapi jamurnya tetap bertengger.

Berdasarkan pengalaman saya, cairan pemutih memang kurang optimal membersihkan jamur kalau dipakai sesuai dengan petunjuk penggunaan di kemasan. Jadi biasanya saya langsung saja memakainya tanpa dicampur air. Tuang cairan di tutup botol kemasan atau wadah kaca, dan oleskan cairan di kain yang berjamur. Bisa pakai lidi kalau jamurnya nggak banyak, tapi kalau banyak bisa memakai sikat gigi yang sudah tidak dipakai lagi. Oleskan saja, tidak perlu digosok atau disikat. Setelah dua atau tiga menit biasanya jamurnya akan hilang. Baru setelah itu dicuci seperti biasa.

Demikian pengalaman saya dalam memakai cairan pemutih untuk membersihkan jamur di pakaian. Mudah-mudahan bermanfaat. Kalau kalian punya tips lain, silakan berbagi di kolom komentar ya.

You May Also Like

2 komentar

  1. Waahhhh info bagus nih. Soalmya emang jamur suka nempel di bagian dagunya mukena atau baju putih lainnya.

    Nah buat yang berwarna nih, bingung diapain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin bisa pake produk yang warna pink?! Tapi Saya juga belum pernah coba sih 😁

      Delete