Assalamu'alaikum

September 14, 2017

Nama saya Tika Dwi Lestari, tapi saya lebih sering menggunakan nama Zuzu Syuhada di dunia maya. Bukan, Zuzu bukanlah nama pena. Ia nama saya juga, asli pemberian orang tua kandung saya. Lengkapnya Siti Zuhrah Asiyah. Syuhada adalah nama ayah kandung saya, Yusuf Syuhada. Jadi, di dunia nyata saya memakai nama Tika --pemberian orang tua angkat-- dan di dunia maya saya memakai nama Zuzu --panggilan ini diberikan salah satu teman maya saya juga-- supaya adil pada semua orang tua saya. Bahkan ketika akad nikah pun, suami saya --waktu itu masih calon-- harus menyebutkan kedua nama saya itu. Saya juga nggak tahu kenapa bisa begitu. LOL! 😂

Saya adalah ibu dari dua anak perempuan, Zhafira Qiana Danastri dan Aqsha Mecca Medina. Sehari-hari saya tinggal di asrama sekolah sebuah SMP IT di Bandarlampung sebagai wali asrama putri plus mengajar tahfidz.

Sebenarnya saya suka menulis sejak kecil. Cerpen pertama saya adalah sebuah cerita aneh yang saya sendiri sudah lupa isinya, tapi ibu angkat saya yang selalu mengungkit-ungkitnya -bahwa saya selalu menulis sejak bisa memegang pena-. Saya mulai membuat blog pertama kali tahun 2009, ketika saya mulai sering berselancar di dunia maya. Tapi kemudian saya lupa id loginnya dan tak ada banyak waktu untuk ngeblog, jadilah saya tidak lagi memikirkan untuk menulis di blog. 

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya aktifitas kuliah dan organisasi, saya mulai melupakan aktifitas ngeblog. Lebih sering buka facebook karena bisa lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan banyak orang. Lalu tahun 2011 saya mulai tertarik lagi untuk menulis karena aktifitas di kampus mulai berkurang. Saya kesepian lagi, maka blog jadi tempat pelarian. Tapi itu juga tidak berlangsung lama. Saya mandeg lagi ketika akhirnya disibukkan dengan aktifitas baru; menjadi anggota Walhi dan mengajar mengaji.

Semangat menulis saya memang naik-turun. Tahun 2013 adalah saat saya mulai kembali menulis. Dimulai ketika saya kehilangan satu-satunya teman yang paling nyaman untuk diajak diskusi. Maka tidak ada tempat yang lebih cocok untuk jadi pelarian selain blog. Dan setelah menikah, aktifitas ngeblog terhenti lagi karena saya terjebak pada rutinitas pekerjaan dan ibu rumah tangga.

Sekarang 2016, saya memutuskan untuk aktif ngeblog lagi dengan dukungan dari suami. Suami bilang, saya perlu aktualisasi diri. Halah... Yaaa.... Walaupun tidak punya teman diskusi setidaknya saya bisa menyalurkan semua buah pikir dan perasaan yang tidak bisa saya ceritakan kepada anak-anak murid yang masih labil semua itu.

Semoga saja isi blog ini tidak melulu curhatan saja, saya juga ingin sharing tentang hal-hal yang lebih bermanfaat. Jika ingin kenal lebih dekat dengan saya, bisa hubungi melalui akun media sosial saya. Terimakasih

Wassalamu'alaikum...
Powered by Blogger.